PROPOLIS MELIA NUSANTARA INDONESIA
@ Rp 60.000
pembelian 1 pack Rp 350.000
pemesanan call/sms ke
0857 2753 0983
Lebah madu menghasilkan 4 macam
produk. Selain madu lebah juga menghasilkan royal jelly, bee polen, dan
propolis. Propolis dikumpulkan oleh lebah dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda
dan kulit pohon terutama pohon poplar lalu dicampurkan dengan air liurnya, yang
digunakan untuk menambal lubang dalam sarang lebah yang sekaligus juga
melindungi sarang lebah dari serangan virus, bakteri dan jamur. Propolis
sebagai pengobatan alami, mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat
untuk berbagai macam penyakit. Propolis bisa memberikan keajaiban sedemikian
rupa karena kandungan antioksidan 1 tetes propolis = antioksidan 500 buah
jeruk. Disamping itu, propolis kaya akan asam amino, vitamin dan bioflavonoids.
Propolis berasal dari bahasa Yunani
(pro = sebelum, polis = kota = sistem pertahanan kota). Ia sanggup menyembuhkan
diabetes dan gangren, yang merupakan penyakit tidak bisa disembuhkan secara
medis, bahkan tanpa suntik insulin dan amputasi. Penderita kanker stadium
lanjut yang telah divonis tidak memliki harapan, juga bisa sembuh dengan
propolis. Segala jenis penyakit maut lainnya seperti stroke, sakit jantung,
batu ginjal, gagal ginjal, hepatitis, dan bahkan AIDS juga sanggup ia
taklukkan.
Perilaku hidup dan pola makan yang
tidak sehat serta pencemaran lingkungan yang semakin meningkat membawa dampak
akan mempercepat memburuknya sel-sel tubuh. Dan hampir semua penyakit yang
muncul dewasa ini merupakan akumulasi dari lemahnya dan tidak sehatnya sel-sel
tubuh. Oleh karena itu propolis adalah salah satu pilihan dan solusi yang tepat.
Propolis atau Lem Lebah adalah suatu
zat resin yang dikumpulkan oleh lebah madu dari sumber tumbuhan seperti aliran
getah atau tunas pohon. Dikumpulkan oleh lebah untuk menutupi lubang kecil,
hingga 6 milimeter, sementara untuk lubang yang lebih besar digunakan malam
lebah. Warnanya tergantung sumber tumbuhannya, namun biasanya coklat tua.
Propolis bersifat lengket pada suhu ruangan atau di atasnya (20 °C). Sementara
jika lebih rendah, akan menjadi keras dan rapuh.
Selama puluhan tahun, peternak lebah
berasumsi bahwa lebah menggunakan propolis untuk melindungi koloni dari
gangguan kecil seperti hujan atau serangan udara dingin. Hanya saja, sejak abad
ke 20 telah diteliti bahwa lebah bukan hanya bertahan, bahkan malah semakin
berkembang dengan adanya ventilasi selama musim dingin. Karena itu, kini
dipercayai bahwa manfaat propolis lebih kepada: memperkuat stabilitas struktur
sarang, mengurangi getaran di dalam sarang, memperkuat pertahanan sarang dengan
menutup jalur masuk alternatif, mencegah penyakit dan parasit memasuki sarang,
serta menghalangi pertumbuhan bakteri, dan mengisolasi binatang yang terlanjur
masuk dan mati di dalam sarang sehingga menjadi mumi yang tidak terlalu berbau
dan berbahaya.
Sejarah penggunaan propolis dimulai
dari seorang pendeta Mesir kuno yang menggunakan propolis sebagai salah satu
bahan mengawetkan mumi. Dalam dunia kedokteran Arab, propolis diidentifikasi
oleh Ibnu Sina sebagai malam yang berwarna gelap, sebagai sisa kotoran dari
sarang. Sementara malam yang berwarna bening dikenali sebagai bahan untuk
membuat sarang. Malam yang berwarna gelap ini diketahui memiliki sifat
membersihkan. Namun tertulis juga dalam catatan Ibnu Sina, jika dicium akan
menyebabkan bersin. Bangsa Asiria kuno mempercayai propolis sebagai obat untuk
melawan kanker dan tumor. Sementara Bangsa Yunani menggunakannya untuk
mengobati bisul.
Dalam pengobatan tradisional Georgia,
ditemukan salep yang mengandung propolis untuk mengobati beberapa penyakit.
Propolis digunakan untuk bayi yang baru lahir atau diusapkan kepada mainannya.
Propolis juga digunakan untuk mengobati kutil, jika terjadi gangguan
pernapasan, dan juga dalam kasus luka bakar dan angina. Manfaat propolis bisa
ditelusuri dari sifat antimikrobanya.
Propolis mendapatkan karakter
kesehatannya dari kemampuannya menekan pertumbuhan bakteri, virus dan fungi,
serta kemampuannya meredakan inflamasi (radang).Beberapa percobaan terhadap tikus
memperlihatkan propolis mampu memperbaiki pemulihan luka bakar, luka kecil, infeksi, peradangan, sakit gigi,
dan herpes kelamin. Menurut situs U.S. National Library of Medicine, pengobatan
yang mungkin bisa efektif dengan propolis adalah herpes di mulut, herpes
kelamin, dan mempercepat penyembuhan serta mengurangi radang dan rasa sakit
setelah operasi mulut.
Manfaat Propolis
1. Sebagai Propolis Penetral Racun
dalam tubuh dan sekaligus anti oksidan kuat.
Polutan yang terakumulasi di dalam sel
tubuh kita akan memperlemah metabolisme sel, sehingga tubuh mudah terserang
penyakit. Peranan propolis adalah sebagai penetral racun yang membersihkan sel
dari berbagai macam polutan di dalam tubuh sehingga sel dapat bekerja secara
optimal. Propolis juga sebagai anti oksidan kuat, pada proses metabolisme tubuh
terutama reaksi-reaksi dengan oksigen akan terbentuk zat radikal bebas, yaitu
zat kekurangan satu elektron, untuk melengkapi satu elektronnya zat radikal
bebas mengambil dari sel tubuh. Sel tubuh yang kekurangan satu elektronnya
disebut sel abnormal. Sel tubuh yang kekurangan satu elektronnya dapat
menyebabkan berbagai macam penyakit sesuai dengan lokasinya. Bila terdapat pada
jantung akan mengakibatkan penyakit jantung. Propolis memiliki zat yang dapat
menyerahkan elektronnya pada zat radikal bebas sehingga dapat mencegah
terjadinya sel yang abnormal. Salah satu oksidan yang lain adalah vitamin A, C
dan E serta enzim-enzim alamiah GPX dan katalase.
2. Propolis Meningkatkan Sistem
Kekebalan Tubuh
Bioflavonoid yang terkandung di dalam
propolis berperan dalam meningkatkan kerja sistem imun (kekebalan tubuh) dengan
cara meningkatkan aktivitas dan perbanyakan limfosit T dan makrofag yang sangat
berguna dalam memusnahkan zat asing dalam tubuh seperti bakteri, sel
kanker/tumor dan virus.
3. Propolis sebagai Antibiotik Alami
Propolis dikenal sebagai antibiotik
alami tanpa efek samping. Penelitian terakhir dilakukan oleh The Natural Heart
and Lung Institute, London. Menunjukkan bahwa bioflavonoid pada propolis dapat
menghancurkan banyak bakteri yang kebal terhadap antibiotik syntetic Propolis
sensitif terhapad Satphilococcus, Streptcoccus, E coli, virus influensa,
herpes, H pilori dan Salmonela tyhosa. Propolis juga sensitif terhadap berbagai
jamur yang menyebabkan penyakit kewanitaan.
4. Propolis Memperkuat Sel dan Mempercepat
Regenerasi Sel
Propolis juga penyembuh ajaib bagi
penyakit seperti Arteriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak, tumor,
anti peradangan atau anti infeksi (sudah dibuktikan di Eropa Timur 20 tahun
terakhir), Diabetes Militus atau kencing
manis, Propolis dapat meningkatkan sel-sel pankreas dalam menghasilkan insulin
yang berfungsi mengatur kadar gula dalam darah, gangguan pencernaan, penyakit maag dan ulcus atau luka lambung,
diare, typhus, gangguan pernafasan, membantu sistem pertahanan tubuh untuk
melawan penyakit saluran pernafasan kronis, seperti TBC, asma, penyakit jantung
dan pembuluh darah, hipertensi dan pencegah stroke, penyakit saraf, menghindari
stress, penyembuhan penyakit arthritis atau radang sendi dan rheumatik.
Pendapat para ahli
tentang propolis dan kegunaannya
1. John Diamond, MD : Propolis mampu
mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh.
2. Ray Kupinsel : Propolis sebagai
antibiotik alami yang mampu melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping.
3. Profesor Arnold Becket : Propolis
mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri
dan jamur.
4. Russia Research Team (Tim Riset
Rusia) : Dalam propolis terdapat zat
antibiotik alami dan antiviral, vitamin, asam amino, dan mineral yang sangat
mujarab untuk penyakit mulut, tenggorokan.
5. Dr. Fang Chu (dokter di Lien Yu
Kang Hospita Tiongkok) : Propolis berguna untuk penyakit kandungan lemak tinggi
dalam darah dan untuk penyakit jantung.
6. Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991
: Dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan
pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker
sebanyak 50%.
7. Majalah antibiotik VP Kivalkina : Propolis
sangat efektif untuk infeksi tanpa batas kadaluarsa.
8. Dr. K. Lund Aagaard : “Propolis,
Natural Substance, the way to health”. Bioflavanoid yang terkandung di dalam
propolis dapat mendegradasi radikal bebas yang disebabkan polusi, bahan
pengawet dan bahan kimia lain yang masuk ke dalam tubuh. Kemampuan kerja
bioflavanoid ini setara dengan kemampuan 500 buah jeruk.
9. Prof. Hembing Wijaya kusuma : Propolis
sangat baik untuk kesehatan kulit dan berkhasiat luar biasa
Cara mengkonsumsi Propolis Melia
Diminum :
Teteskan ke dalam ¼ gelas air minum,
sebaiknya diminum dalam keadaan perut kosong dan sebelum tidur.
Orang Sehat : 5 – 7 tetes, diminum 3 –
5 kali sehari
Orang Sakit : 7 – 10 tetes, diminum 4
– 5 kali sehari atau disesuaikan kebutuhan.
Makin banyak dan makin sering diminum,
maka dapat membantu mempercepat manfaat yang akan dirasakan.
Untuk membantu penyembuhan luar :
teteskan atau oleskan pada bagian tubuh yang sakit/luka
Propolis Melia tidak akan menyebabkan
over dosis, bisa diminum berapa tetes pun sesuai kebutuhan.
Propolis Melia dapat dikonsumsi dengan
obat-obatan lainnya tanpa ada efek samping (disarankan untuk mengkonsumsi
Propolis Melia 1 jam sebelum atau sesudah mengkonsumsi obat dokter agar bisa
dirasakan perbedaannya).
Propolis Melia juga sangat bagus jika
dicampur dengan madu asli.
Propolis Melia cocok untuk semua umur
(mulai dari Ibu hamil, bayi sampai manula) serta juga cocok untuk hewan dan
ternak.
Propolis Melia tidak ada masa
kadarluarsanya, tidak akan rusak dan khasiatnya akan tetap sama walau disimpan
bertahun-tahun, asal disimpan dengan benar (jangan disimpan di kulkas atau
tempat yang panas).
Manfaat Propolis bukan saja sebagai
anitibiotik alami tetapi Manfaat Propolis bisa sebagai antioksidan kuat,
penetral racun dan lain-lain.
Fungsi pengobatan meliputi hal-hal
sebagai berikut :
1. Propolis sebagai antibiotik alami,
antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping.
2. Propolis menyembuhkan penyakit yang
berhubungan dengan bakteri, misalnya: thypus, diare/muntaber dan sebagainya.
Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan
ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.
3. Propolis menyembuhkan penyakit yang
berhubungan dengan virus, misalnya demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.
4. Propolis menyembuhkan penyakit yang
berhubungan dengan jamur, misalnya eksim, panu, keputihan, ketombe dan
sebagainya.
5. Propolis sebagai Anti peradangan
(infeksi dan luka), misalnya maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi,
radang ginjal, luka bakar dan sebagainya.
6. Propolis sebagai anti kanker dan
mutagenesis sel, misalnya kanker, tumor, mioma, kista dan sebagainya.
7. Propolis berfungsi untuk
membersihkan pembulu darah dan detoksifikasi.
8. Propolis berfungsi sebagai
pembuangan racun, misalnya asam urat, kolesterol, trigliserin, darah tinggi,
jantung, stroke, diabetes mellitus, dan sebagainya.
9. Propolis juga penyembuh ajaib bagi
penyakit seperti ateriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak,
berbagai infeksi, gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, penyakit syaraf,
arthritis dan rematik.
10. Propolis sebagai penetral racun
dalam tubuh dan sekaligus anti oksidan kuat.
11. Propolis meningkatkan sistem
kekebalan tubuh.